Headlines News :
iklan banner

Skenario Untuk Menjadi Seorang Ayah yang Baik, Tidak Mudah


Bojonegoro Post ~ Dalam berperan seorang ayah tidaklah semudah yang dipikirkan, mungkin saja Anda mempunyai pengetahuan tentang sifat seorang ayah dan dapat membaca ciri-cirinya. Namun untuk menjadi seorang ayah yang sejati tidak banyak orang dapat berperannya.

Mungkin saja Anda sudah pernah melihat video tentang pekerjaan yang ditempuh seorang ibu terberat di dunia, jika demikian bagaimana sekarang Anda coba menyaksikan video ini yang memerankan jadi seorang ayah.

Saat diminta memerankan beberapa karakter ayah yang umum di dalam kehidupan sehari-hari, dengan tanpa ada persiapan apapun dari skenario yang mereka pegang. Awalnya memang para pria ini sepertinya masih meraba-raba dan 'berakting' untuk memerankan ayah dengan sebaiknya. Namun semua itu sepertinya tidak memunculkan 'feeling' dalam peran mereka.

Maka sang sutradara meminta mereka untuk melakukannya out of scripts di mana para pria ini akhirnya mengerti apa yang harus mereka lakukan. sebagai seorang ayah. Lihat hingga bagian akhirnya dan Anda akan mengerti bahwa tak pernah ada skenario atau karakter ayah sempurna, apabila melakukannya tanpa ketulusan hati.


Tatkala para pria ini keluar dari peran mereka dalam skenario itu dan berperan menjadi seorang ayah sungguhan, bicara seperti seorang ayah dan bersikap sebagai seorang ayah, suasana menjadi lebih mengharukan dan emosional. Mereka mendapatkan 'feel' sebagai ayah, lepas dari skenario yang mereka pegang.

Tidak mudah menjadi seorang ibu maupun menjadi seorang ayah. Suatu hari, kita akan tahu bahwa tak pernah mudah menjadi orang tua, namun mereka tetap sepenuh hati dan tulus pada kita.

Otak Pemimpin Kudeta Mesir Resmi Di Lantik Jadi Presiden


Bojonegoro Post ~ Setelah melakukan kudeta, mantan Panglima Militer, Abdel-Fatah el-Sisi akhirnya resmi dilantik menjadi presiden pada 8 Juni 2014. Pelantikan ini dilangsungkan usai dirinya memenangkan hasil Pemilihan Presiden (Pilpres) Mesir.

Mengutip Guardian, Minggu (8/6/2014), Sisi akan menjabat sebagai Presiden Mesir sekira empat tahun.

Dalam pelantikan tersebut Sisi juga mengambil sumpah jabatan di hadapan Mahkamah Konstitusi Tertinggi  Mesir. Sejumlah tamu negara turut hadir menyaksikan pelantikan tersebut dengan penjagaan yang turut diperketat oleh pasukan keamanan setempat di seluruh tempat-tempat utama di Mesir.

Sebelumnya, sejumlah negara barat prihatin dengan tindakan keras yang kerap muncul ketika adanya sebuah perbedaan pendapat. Situasi terjadi usai Mohamed Morsi digulingkan dari jabatannya sebagai presiden.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Inggris, William Hague, meminta kepada Mesir untuk menjalankan amanat dari Kontitusinya. Amanat tersebut termasuk kebebasan berekspresi dan berpendapat. Namun Hague dikabarkan tidak menghadiri pelantikan tersebut tetapi dirinya diwakili oleh Wakil Duta Besar Inggri untuk Mesir, Steven Hackey.

Sisi akan menghadapi tantangan besar dan bertanggung jawab mengembalikan kestabilan politik serta menanggulangi kemiskinan yang terjadi di Mesir hingga saat ini.

Sumber : : okezone.com

Masyarakat Di Nilai Kurang Paham Dengan Sikap Tegas Prabowo


Bojonegoro Post ~ Latar belakang Capres Prabowo Subianto dari kalangan militer membuat masyarakat luas lebih mengenal sosok mantan Danjen Kopassus itu sebagai seorang yang tegas. Hal itulah yang coba ditampilkan oleh tim sukses kampanye capres yang berpasangan dengan mantan Perekonomian Hatta Rajasa dalam Pilpres 2014.

"Dia dikaitkan dengan profesi dia tentara, dia bisa menjaga keutuhan NKRI, organisasi solid," kata pengamat politik dari Soegeng Sarjadi Sindycate (SSS), Fadjroel Rachman usai diskusi politik di bilangan Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (5/6).

Fadjroel mengatakan, padahal dengan sosok tegas yang ditampilkan justru akan membuat sebagian masyarakat ragu untuk memilih Prabowo dalam Pilpres 9 Juli mendatang. Masyarakat masih sedikit paranoid dengan sosok tentara jika jadi seorang pemimpin.

"Masyarakat tidak terlalu paham apa itu tegas. Tegas selalu dikaitkan dengan ketentaraan. Meski ada upaya menjelaskan ulang, ditambahkan menjaga keutuhan NKRI, menghadapi asing. Harusnya ini yang bisa dieksplor," jelasnya.

Dia menilai, sikap tegas yang ditampilkan justru merupakan kebalikan dari ketegasan yang tak lain kurang tegas. "Sikap yang tegas dalam pidato, deklarasi damai, sikap itu muncul dari ketidaktegasan," ujarnya.

Dia menambahkan sikap tegas yang ditampilkan belum tentu dapat menunjukkan ketegasan dalam arti taat pada peraturan. Bahkan bisa jadi akan melawan aturan.

"Tegas dan kejam. Belum mengeksploitir tegas patuh pada aturan," katanya.

Saat Di Sidang,Prabowo Berdiri Gebrak Meja Hingga Patah


Bojonegoro Post ~ Puluhan pemuda yang mayoritas mahasiswa semalam berkumpul di Sekretariat Nasional (Seknas) Jokowi di Jalan Pandaran Kota Semarang, Jawa Tengah. Mereka berdiskusi bersama bekas aktivis anti-Soeharto yang juga bekas Ketua Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) Kerusuhan Mei 1998, Hermawan Sulistiyo.

Dalam diskusi yang hangat ini, Kiki, sapaan akrabnya, membeberkan dosa-dosa Prabowo saat menjabat sebagai Danjen Kopassus.

"Sekarang saya turun lagi karena saya tidak mau Prabowo memimpin. Prabowo itu monster. Saya bareng-bareng memeriksa TNI bareng Prabowo di bawah DKP itu yang memecat Prabowo . Dia menculik 32 orang dan membuat kerusuhan di mana-mana," tegas Kiki membuka diskusi bersama Seknas Muda Jokowi di Sekretariat Seknas Jokowi Jalan Pandaran Kota Semarang, Jawa Tengah, Jumat (6/6) malam.

"Waktu itu dibentuk Dewan Kehormatan Perwira (DKP). Prabowo waktu itu bintang 3 Ketua DKP adalah Soebagyo HS. Di antara DKP ada SBY , ada Letjen Fakhrurozi, ada Letjen Agum Gumelar selaku Wakil Ketua," papar Kiki.

Kiki membeberkan saat awal persidangan DKP itu, Prabowo membantah jika melakukan pelanggaran HAM dengan menculik para aktivis.

"Ketika disidang tidak mengaku, bahkan ( Prabowo ) berdiri menggebrak meja hingga patah mejanya," beber Kiki.

Belum sempat dilakukan persidangan di Mahkamah Militer, kata Kiki, DKP akhirnya merekomendasikan Prabowo untuk dipecat.

"Tapi kalau di Mahmil akan keluar gorong-gorong TNI yang menjelekkan tentara akhirnya dilakukan PTDH dipecat secara tidak hormat. Jangan pakai PTDH tidak hormat. Pak Harto saat itu berkuasa, mbahnya monster," ungkapnya.

Kiki menyatakan kemunculan kembali kasus penculikan aktivis bukan semata-mata untuk melakukan kampanye hitam terhadap Prabowo yang saat ini sebagai capres.

"Ini bukan black campaign, ini bukan black campaign. Karena ada dokumen, forensiknya. Saya memeriksa bebarengan dengan DKP waktu itu. Saat itu kami juga sempat periksa Sjafrie Sjamsoeddin sekarang jadi Wakil Menhan," jelasnya.

Kiki menyesalkan bila Prabowo menjadi presiden, sebagai tentara yang pernah dipecat sangat tidak masuk akal jika melantik para perwira yang menjabat di Mabes TNI.

"Menurut UUD 45 Presiden adalah panglima tertinggi angkatan bersenjata. Bayangkan waktu melantik 'saya Prabowo Subianto melantik saudara sebagai jenderal X sebagai jenderal AD. Bayangkan orang yang dipecat melantik pimpinan TNI," tuturnya.

Kiki juga menegaskan merapatnya 174 para purnawirawan perwira tinggi karena mereka tahu persis bagaimana dan siapa Prabowo pada masa-masa maraknya kasus penculikan dan proses persidangan DKP itu berjalan.

"Agum Gumelar, Hendropriyono merapat ke Jokowi karena tidak mau Prabowo jadi presiden. Itu bukan black campaign kalau black campaign gosip yang tidak benar. Yang saya persoalkan kenapa publik tidak boleh tahu fakta itu?" ujarnya.

Suasana diskusi yang digelar secara spontan itu semakin marak saat diisi dengan penampilan teatrikal para anggota Seknas Muda Jokowi yang rata-rata merupakan aktivis mahasiswa dan mahasiswi di Kota Semarang, Jawa Tengah. Acara berlangsung menarik, meski para pembicara dan peserta hanya disuguhi dengan makanan jajanan pasar dan air mineral.

Sumber :: Merdeka.com
 
Copyright © 2014. Jokorowotlogorejo.com - All Rights Reserved